Bioterm Edible Plate: Piring Ajaib Yang Bisa Dimakan dan Ramah Lingkungan



Teringat ngga guys ketika kalian bercanda “biar kenyang makan sama piring-piringnya bro” sama temen kalian? Mungkin dulu masih mustahil ya lantaran piring kebanyakan terbuat dari kaca atau keramik. Dan biasanya pun dalam suatu even, festival, atau penjualan makanan, piring yang digunakan berbahan styrofoam sekali pakai yang justru sangat berbahaya bagi lingkungan. Styrofoam yang tersusun dari monomer Polystyrene merupakan senyawa yang sangat sulit terurai oleh alam, bahkan lebih berbahaya dari plastik.


Namun baru-baru ini, ada inovasi dari perusahaan bernama Bioterm yang benar benar menarik bagi kita, yaitu piring sekali pakai yang ramah lingkungan dan bahkan bisa dimakan. Piring ini berbahan dasar dari bran (dedak jerami) dan sedikit air yang diproses dengan teknologi press dengan suhu dan tekanan tinggi dalam pencetakannya. Dilansir dari situs resmi Bioterm, bran kaya akan serat, asam lemak esensial, dan mengandung sejumlah karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang baik bagi tubuh. Bioterm juga menyatakan bahwa piring ini hanya memerlukan waktu 30 hari untuk terurai.

Untuk masalah ketahanan, jangan ditanya guys, meskipun dibuat dari dedak jerami, piring ini bisa digunakan untuk makanan panas, dingin, maupun yang berkuah (cocok nih buat indom*e soto spesial). Bahkan piring ini juga bisa digunakan untuk memasak makanan di oven atau microwave.

Kalau untuk produksinya, dari 1 ton bran dapat dihasilkan 10.000 unit. Dan dalam setahun, Bioterm dapat memproduksi sebanyak 15 juta unit termasuk didalamnya piring dan mangkuk sekali pakai. Selain piring dan mangkuk, perusahaan yang bermarkas di Polandia ini juga memproduksi sendok dan garpu yang terbuat dari campuran Bioplastik PLA dan bran yang sama sama biodegradale.

Gimana guys, keren ngga tuh? Sebagai anak bangsa jangan lupa untuk terus berinovasi, biar ngga ketinggalan dengan bangsa lain.



Sumber: Bioterm

Komentar

Popular Posts

SMOG FREE TOWER: Solusi Udara Bersih di Perkotaan

Kaca Ini Bisa Kembali Menyatu Setelah Patah: "The Self-Healing Glass"